Identitas Buku
·
Judul :
Selamanya Cinta
·
No ISBN : 602-220-033-4
·
Penulis : Kireina Enno
·
Penerbit :
Bukune
·
Editor :
Widyawati Oktavia
·
Proofreader : Syafial Rustama
·
Desain Sampul : Gita
Mariana
·
Penata Letak : Diandra Karran
·
Cetakan : Cetakan
Pertama, Februari 2012
Cetakan Kelima,
Maret 2013
·
Golongan Buku : Novel Fiksi
·
Jumlah Halaman : 306 halaman
·
Jumlah Bab : 5 bab
·
Text : Bahasa Indonesia
·
Jenis Cover : Hard Cover
·
Ukuran Novel : 13x19 cm
1. Sinopsis
Begitu juga dengan Selamanya Cinta, bercerita tentang seorang novelis bernama Dita. Dia adalah perempuan yang menyukai Abraham, alias Abe. Rasa malu sebagai gadis yang tidak mungkin mengatakan cinta pertama kali, diperparah dengan sikap Abraham yang cuek, membuat hubungan mereka masih berstatus teman sampai lulus SMA.
Dita lantas punya akal. Dia akan membuat novel yang memuat tokoh-tokoh sebenarnya dalam novel. Ia berharap, Abe, dimanapun dia berada, akan membaca novel ini dan mungkin kalau Dita beruntung, dia akan mengucapkan kata cinta.
Novel buatan Dita menceritakan tentang persahabatan antara Reina (gambaran Dita), Abraham alias Abe, Dinda teman sebangkunya, dan Teddy. Persahabatan mereka terjalin cukup erat dengan doktrin dari Reina: Mereka tidak boleh pacaran antar teman dalam grup mereka.
Teddy dan Dinda tidak menggubris. Selepas putus dari Jordy karena alasan cowoknya selingkuh, Dinda berpacaran dengan Teddy. Sang mantan tidak terima, dalam pengeroyokan, akhirnya Teddy tewas di tangan Jordy.
Abe amat marah ketika mengetahui bahwa yang membunuh Teddy adalah Jordy. Serta merta ia mengumpulkan teman sekolahnya dan ganti mengajak kelompok Jordy duel, hingga Abe berhasil menjebloskan Jordy ke penjara.
Jordy keluar dari penjara dan berniat balas dendam. Ketika diketahuinya Abe dan Reina akan pergi ke Yogya, ia menguntit. Lewat kaca mobilnya, Abe mengetahui ada yang menguntit mobilnya. Seketika itu ia mengebut demi menghindari Jordy. Sayang, kejadian itu diakhiri dengan kecelakaan, baik Abe dan Jordy sama-sama tewas.
Rupanya Abe, cowok yang dikagumi Dita, membaca novel tersebut. Dibantu dengan teman mereka, Indah ( yang dalam novel Dita diberi nama Dinda), Abe merancang pertemuan mereka di kafe Indah.
2. Sasaran
Novel
ini di rekomendasikan untuk remaja mulai dari usia 14 tahun.
3. Sistematika penulisan
Novel ini menggunakan sudut pandang
orang ke-3. Penulisan pengarang cukup baik dan mampu membuat cerita mengalir.
Saya cukup suka dengan ide membagi cerita ini ke dalam tahap-tahap kehidupan
Reina. Mulai dari dia kelas 1 SMA, hingga dia kuliah ( merupakan alur maju).
Ini membuat tokoh-tokoh yang ada dan hubungan di antara mereka menjadi lebih
jelas dan mudah dimengerti bagi pembaca.
4. Ejaan dan Gaya Bahasa
Dalam
hal percakapan, novel ini menggunakan gaya bahasa yang ringan dan santai yang
biasa dipakai remaja-remaja jaman sekarang untuk menyapa satu sama lain seperti
kata “aku/saya” menjadi “gue” kata “kamu/anda” menjadi “elo”, namun ejaan yang di pakai saat narasi merupakan
ejaan bahasa Indonesia yang sudah disempurnakan.
5. Hal yang menarik
Hal
menarik dari novel “Selamanya Cinta” adalah sebagai berikut.
Halaman 7
Kamu
tidak pernah hilang rupanya. Selalu membuntuti aku sampai sejauh ini. Sudah
benarkah keputusanku mengisahkan kenangan lama itu? Akankah kau memahami bahwa
itu adalah bentuk penyesalanku atas penyangkalan bodoh yang kulakukan
bertahun-tahun lalu? Pada akhirnya, aku mengakui perasaanku padamu, saat
semuanya sudah terlambat.
Halaman 175
Banyak
cara untuk mengalahkan setan. Bukan dengan cara yang sama dengan yang setan
pilih. Bukan dengan emosi, tapi dengan pikiran yang jernih. Kebenaran tidak
akan didengar dengan cara seperti itu. Kekerasan hanya cara paling akhir dari
jutaan cara yang bisa kamu pikirkan kalau kamu mau menggunakan otakmu dengan
jernih.
6. Kelemahan buku
Menyelami kisah Reina dan Abe dalam
novel ini, seperti memanggil kembali ingatan tentang cerita masa SMA. Masa
orientasi siswa, kakak kelas yang menyebalkan, senior ganteng yang
pintar main basket, gank murid populer, persaingan dan persahabatan.
Novel dengan kisah semacam ini ramai kita dapat temui dipasaran.
Pada awal memasuki bab pertama,
tidak ada sesuatu hal yang menarik dari novel tersebut malah lebih menjurus
kepada membosankan, karena cerita awal novel ini begitu mudah dijumpai di
novel-novel remaja yang lain (monoton), namun yang membedakan setelah memasuki
pertengahan cerita, banyak sesuatu yang tidak terduga.
7. Kelebihan buku
Namun kekurangan tidak seberapa
dibanding cerita keseluruhannya, masih pantas dikatakan novel ringan yang cocok
untuk teman bersantai ini layak untuk dimiliki. Kisah cinta di SMA tidak pernah
membosankan untuk disimak, klasik namun menyenangkan.
Kelebihan novel ini menurut saya
pribadi adalah pada ending-nya. Tidak banyak novel percintaan remaja SMA
yang bisa memberikan kejutan pada pembaca. Satu hal menarik lagi, setiap kita
memasuki bab baru dalam novel ini, quotes bagus dan indah selalu
disajikan sebagai pembuka.
8.
Kesimpulan
Dari kesemuanya, novel ini pantas
dijadikan koleksi. Penggunaan bahasa yang mudah membuat pembaca tidak harus
mengulang-ulang bacaan. Serta cerita sekolahan yang pada awalnya monoton,
berubah menjadi adegan-adegan seru yang tak terduga ini wajib diikuti kisahnya.

Komentar
Posting Komentar
Berkomentarlah dengan sopan :)