Langsung ke konten utama

Fisika : Resonansi Gelombang & Bunyi



Gelombang adalah bentuk dari getaran yang merambat pada suatu medium. Pada gelombang yang merambat adalah gelombangnya, bukan zat medium perantaranya. Satu gelombang dapat dilihat panjangnya dengan menghitung jarak antara lembah dan bukit (gelombang tranversal) atau menhitung jarak antara satu rapatan dengan satu renggangan (gelombang longitudinal). Cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang dalam waktu satu detik.

Bunyi adalah bahan terpenting dalam musik. Bunyi berasal dari Sumber bunyi, yang digetarkan oleh tenaga atau energi. Kemudian getaran tersebut oleh pengantar diantarkan atau dipancarkan keluar. Dan bila getaran ini sampai di telinga kita, barulah kita dapat mendengarkannya.

Pada umumnya bentuk gelombang di alam adalah sangat kompleks dan sulit digambarkan secara sistematis karena ketidak-linieran, tiga dimensi dan mempunyai bentuk yang random ( Suatu deret gelombang mempunyai periode dan tinggi tertentu ). Beberapa teori yang ada hanya menggambarkan bentuk gelombang yang sederhana dan merupakan bentuk pendekatan gelombang alam. Ada beberapa teori dengan berbagai derajat kekomplekan dan ketelitian untuk menggambarkan gelombang di alam diantaranya adalah teori airy, Stokes, Gertsner, Mich, Knoidal, dan tunggal. Masing – masing teori tersebut mempunyai batasan keberlakuan yang berbeda – beda. Teori yang paling sederhana adalah teori gelombang linier yang pertama kali ditemukan oleh Airy pada tahun 1845.




Percobaan resonansi gelombang bunyi
tujuan percobaan:
1. memahami peristiwa resonansi gelombang suara
2. menentukan kecepatan merambat gelombang suara di udara
3. menentukan frekuensi tabung resonansi

alat percobaan dan fungsinya:
1. tabung resonansi berskala beserta reservoirnya
berfungsi untuk mengukur kecepatan merambat suara di udara
2. generator
berfungsi sebagai sumber getaran
3. jangka sorong
berfungsi untuk mengukur diameter dalam dari mulut pipa tabung

prosedur percobaan:
1. mengukur diameter bagian dalam dari tabung resonansi sebanyak 3 kali
2. merangkai alat yang berupa generator dan tabung resonansi sesuai kebutuhan
3. mengatur frekuensi dalam generator sebesar 7000 hz
4. mengukur panjang tabung resonansi saat terjadi resonansi ( bunyi paling nyaring)
5. mengulangi percobaan yang sama sekali lagi (frekuensi sama)
6. mengulangi prosedur 4 dan 5 menggunakan frekuensi

  



kesimpulan:

1.       Peristiwa resonansi adalah turut bergetarnya sebuah benda yang disebabkan oleh benda lain yang bergetar, syarat terjadinya peristiwa ini adalah apabila keduanya memiliki frekuensi yang sama atau kelipatan bilangan bulat dari frekuensi itu.
2.       Untuk menentukan kecepatan gelombang suara di udara, terutama dalam percobaan yang dilakukan, daapt digunakan persamaan v= . F
3.       Untuk menentukan frekuensi dari tabung resonansi yang digunakan dalam percobaan dapat digunakan persamaan,
F= (2n+1)v/4L – e
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REAK : Kesenian khas Sunda

Reak adalah salah satu kesenian rakyat Jawa Barat, khususnya di sekitar Ujung Berung-Bandung, Cileunyi-Bandung, dan Sumedang (semua daerah ini berlokasi di Propinsi Jawa Barat, Indonesia). Umumnya, kesenian ini diselenggarakan oleh masyarakat, seperti Cileunyi dan Ujung Berung, pada acara Sunatan (Sunda; khitan), baik yang dikhitannya laki-laki maupun perempuan.  Namun, umumnya, reak ditampilkan ketika khitanan laki-laki. Selain itu, reak pun sering ditampilkan dalam acara-acara syukuran panen atau acara yang terkait dengan peristiwa sejarah negara Indonesia, seperti 17 Agustus-an. Dalam skala kecil, reak pun dihadirkan pada acara pernikahan, ulang tahun, peringatan akil baligh (9 tahun, atau 13 tahun, atau 15 tahun), dan acara syukuran lainnya. Kesenian ini berupa iring-iringan dengan seperangkat atau sekumpulan istrument etnik sunda (seperti suling, kendang, kentungan, calung, dll beberapa di antaranya sudah mengadaptasi instrumen musik modern), sinden (peny...

Biologi : Manfaat Biologi

Ada banyak sekali peranan ilmu Biologi dalam bidang pertanian. Berikut ini beberapa peranannya : 1. Membantu dalam menemukan dan mengembangkan bahan kebutuhan pokok manusia, terutama bahan makanan dari tanaman pertanian 2. Menemukan berbagai penyebab dan pengobatan berbagai macam penyakit pada tanaman pertanian 3. Penemuan bibit - bibit unggul tanaman pertanian yang bisa meningkatkan produksi pertanian sehingga dapat membantu menyelesaikan masalah pangan. 4. Menyingkap rahasia proses-proses kehidupan, pewarisan sifat, dan gen sehingga dapat digunakan untuk merubah sifat – sifat pada tanaman pertanian menjadi lebih unggul serta menghasilkan tanaman hibrida yang banyak dengan sifat yang tetap. DALAM BIDANG PETERNAKAN Dengan menerapkan pengetahuan cabang-cabang Biologi seperti zoologi, anatomi hewan, fisiologi hewan, genetika, biologi reproduksi, embriologi, dan biologi molekuler/rekayasa genetika, para peternak dan masyarakat yang lebih luas telah dapat m...