Langsung ke konten utama

Biologi : Mikrotubulus dan Mikrofilamen



MIKROTUBULUS DAN MIKROFILAMEN


Sitoskeleton atau kerangka sel adalah jaring berkas-berkas protein yang menyusun sitoplasma dalam sel. Setelah lama dianggap hanya terdapat di sel eukariota, sitoskeleton ternyata juga dapat ditemukan pada sel prokariota. Dengan adanya sitoskeleton, sel dapat memiliki bentuk yang kokoh, berubah bentuk, mampu mengatur posisi organel, berenang, serta merayap di permukaan.

Mikrotubulus
Mikrotubulus merupakan jaring penyusun Sitoskeleton. Mikrotubulus adalah tabung yang disusun dari mikrotubulin. bersifat lebih kokoh dari aktin, mikrotubulus mengatur posisi organel di dalam sel. Mikrotubulus memiliki dua ujung: ujung negatif yang terhubung dengan pusat pengatur mikrotubulus, dan ujung positif yang berada di dekat membran plasma. Organel dapat meluncur di sepanjang mikrotubulus untuk mencapai posisi yang berbeda di dalam sel, terutama saat pembelahan sel.

Mikrofilamen (Filamen aktin)
Bersifat fleksibel, filamen aktin biasanya berbentuk jaring atau gel. Aktin berfungsi membentuk permukaan sel. Beberapa jenis bakteri juga mampu bergerak dengan filamen aktin seperti Listriea monocytogenes yang menyebar dari sel ke sel dengan menginduksi penyusunan filamen aktin pada sitosol sel inang.

 

Sitoskeleton eukariota. Aktin digambarkan dengan warna merah dan mikrotubulus dengan warna hijau. Struktur berwarna biru ialah inti sel.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

REAK : Kesenian khas Sunda

Reak adalah salah satu kesenian rakyat Jawa Barat, khususnya di sekitar Ujung Berung-Bandung, Cileunyi-Bandung, dan Sumedang (semua daerah ini berlokasi di Propinsi Jawa Barat, Indonesia). Umumnya, kesenian ini diselenggarakan oleh masyarakat, seperti Cileunyi dan Ujung Berung, pada acara Sunatan (Sunda; khitan), baik yang dikhitannya laki-laki maupun perempuan.  Namun, umumnya, reak ditampilkan ketika khitanan laki-laki. Selain itu, reak pun sering ditampilkan dalam acara-acara syukuran panen atau acara yang terkait dengan peristiwa sejarah negara Indonesia, seperti 17 Agustus-an. Dalam skala kecil, reak pun dihadirkan pada acara pernikahan, ulang tahun, peringatan akil baligh (9 tahun, atau 13 tahun, atau 15 tahun), dan acara syukuran lainnya. Kesenian ini berupa iring-iringan dengan seperangkat atau sekumpulan istrument etnik sunda (seperti suling, kendang, kentungan, calung, dll beberapa di antaranya sudah mengadaptasi instrumen musik modern), sinden (peny...

Fisika : Resonansi Gelombang & Bunyi

Gelombang adalah bentuk dari getaran yang merambat pada suatu medium. Pada gelombang yang merambat adalah gelombangnya, bukan zat medium perantaranya. Satu gelombang dapat dilihat panjangnya dengan menghitung jarak antara lembah dan bukit (gelombang tranversal) atau menhitung jarak antara satu rapatan dengan satu renggangan (gelombang longitudinal). Cepat rambat gelombang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang dalam waktu satu detik. Bunyi adalah bahan terpenting dalam musik. Bunyi berasal dari Sumber bunyi, yang digetarkan oleh tenaga atau energi. Kemudian getaran tersebut oleh pengantar diantarkan atau dipancarkan keluar. Dan bila getaran ini sampai di telinga kita, barulah kita dapat mendengarkannya. Pada umumnya bentuk gelombang di alam adalah sangat kompleks dan sulit digambarkan secara sistematis karena ketidak-linieran, tiga dimensi dan mempunyai bentuk yang random ( Suatu deret gelombang mempunyai periode dan tinggi tertentu ). Beberapa teori yang ada hanya meng...

Biologi : Manfaat Biologi

Ada banyak sekali peranan ilmu Biologi dalam bidang pertanian. Berikut ini beberapa peranannya : 1. Membantu dalam menemukan dan mengembangkan bahan kebutuhan pokok manusia, terutama bahan makanan dari tanaman pertanian 2. Menemukan berbagai penyebab dan pengobatan berbagai macam penyakit pada tanaman pertanian 3. Penemuan bibit - bibit unggul tanaman pertanian yang bisa meningkatkan produksi pertanian sehingga dapat membantu menyelesaikan masalah pangan. 4. Menyingkap rahasia proses-proses kehidupan, pewarisan sifat, dan gen sehingga dapat digunakan untuk merubah sifat – sifat pada tanaman pertanian menjadi lebih unggul serta menghasilkan tanaman hibrida yang banyak dengan sifat yang tetap. DALAM BIDANG PETERNAKAN Dengan menerapkan pengetahuan cabang-cabang Biologi seperti zoologi, anatomi hewan, fisiologi hewan, genetika, biologi reproduksi, embriologi, dan biologi molekuler/rekayasa genetika, para peternak dan masyarakat yang lebih luas telah dapat m...